Cara Merawat Bonsai Agar Awet dan Panjang Umur

Posted on

Bagi Anda yang telah memiliki tanaman hias bonsai atau yang baru menginginkan membeli tanaman kerdil ini, seabiknya kudu tahu dulu langkah merawat bonsai.

Supaya tanaman hias yang mampu mempercantik hunian dan ruangan Anda mampu tumbuh dengan sempurna dan berumur panjang. Berikut tips langkah memelihara bonsai layaknya yang dilansir darai laman 99.co:

1. Penggantian Pot
Bonsai adalah tanaman yang disimpan terhadap pot yang dangkal. Maka berasal dari itu, pot bonsai haru diganti untuk mendorong pertumbuhan akar yang baru.

Pasalnya, pot pohon ini kudu konsisten diganti ke yang lebih besar supaya tanaman mampu konsisten tumbuh.

Selain itu, pastikan terhitung untuk pakai pot yang berlubang supaya air siraman mampu mengalir supaya akar bonsai tidak terendam air. Jika tidak, bisa-bisa akar bonsai menjadi busuk dikarenakan terendam air.

2. Penyiraman
Saat musim penghujan, siram bonsai di pagi dan sore hari. Sedangkan untuk msuim kemarau, anda kudu menyiram tanaman ini lebih kerap dan tak lupa, basahi terhitung anggota daunnya.

Cara ini dikerjakan supaya tanaman tidak mengalami kekeringan yang mampu menyebabkan kematian. Satu hal lain yang diperhatikan terhitung adalah jangan beri bonsai cahaya matahari segera kalau daunnya baru saja dibasahi dikarenakan hal ini bakal menyebabkan daun hangus.

3. Penjemuran
Proses penjemuran adalah salah satu elemen yang mutlak untuk menyebabkan tanaman ini selamanya sehat dan berumur panjang.

Namun, anda terhitung kudu menyimak intensitas cahaya matahari yang diberikan kepada bonsai dikarenakan kalau tidak, maka bonsai jadi mampu menjadi rusak.

Pemberian cahaya matahari sepanjang 1-3 jam diberikan kurang lebih 2 minggu sesudah tanaman tersebut ditanam. Setelah periode tersebut lewat, maka anda mampu tingkatkan saat perlindungan cahaya matahari secara bertahap.

4. Pemupukan
Pemupukan dikerjakan supaya tanaman bonsai beroleh seluruh nutrisi yang diperlukan untuk mampu hidup hingga puluhan bahkan ratusan tahun.

Cara pemupukan tanaman ini cukup berlainan dengan proses pemupukan tanaman biasa dikarenakan anda kudu menjauhkan tanaman yang terlampau subur. Jika terlampau subur, maka nilai seni yang keluar dikarenakan ukurannya yang kerdil pun bakal hilang begitu saja.

Berikanlah pupuk yang mempunyai kandungan kombinasi bahan organik layaknya kotoran ayam dan kambing sebulan sekali dengan dosis yang tepat. Selain itu, jangan lupa terhitung untuk memberi tambahan pupuk untuk daunnya sebanyak 3 kali di dalam satu bulan.

5. Pembasmian Hama
Membiarkan hama menyebar bakal menyebabkan kerusakan tanaman yang satu ini. Hama yang biasa menyerang antara lain ulat dan wereng cokelat. Untuk menanggulanginya, anda hanya kudu menyemprotkan insektisida terhadap tanaman.