Ini Perbadaan Sukulen dan Kaktus

Posted on

Selain fenomena tanaman janda bolong ataupun keladi yang tengah jadi primadona kala ini. Kehadiran kaktus dan sukulen juga tak dulu sepi peminat, lho. Selain cantik, ke dua tanaman ini juga enteng di dalam pembudiayaannya. Sehingga tak jarang orang merasa berbondong-bondong untuk memiliki koleksi kaktus maupun sukulen.

Namun, seringkali perawatan yang salah justru malah akan memicu tanaman berikut jadi busuk. Agar sukulen dan kaktus tak cepat busuk ada sebagian tips simple yang mesti anda cobalah ikuti, nih. Penasaran apa saja tips yang dimaksud? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Perhatikan pot yang digunakan

Agar tanaman kaktus dan sukulen tidak cepat busuk. Hal pertama yang mesti anda menyimak adalah pot yang anda gunakan. Usahakan untuk pilih pot yang berlubang terhadap bagian bawah. Lubang ini berguna untuk menghambat terjadinya endapan air.

Dengan adanya lubang ini pula lah siklus air akan jadi lancar. Bila air mengendap maka keadaan tanah akan jadi lembap. Kondisi tanah yang lembap akan berpengaruh kepada keberlangsungan hidup kaktus atau sukulen itu sendiri karena akan lebih cepat busuk selanjutnya mati.

2. Jangan disiram tiap-tiap hari

Berbeda dengan jenis tanaman lain, sukulen dan kaktus tak mesti disiram tiap-tiap hari, lho. Cukup siram sepanjang satu atau dua kali saja di dalam satu minggu. Sebelum menyiramnya anda juga mesti menyimak keadaan tanah.

Usahakan siram kaktus dan sukulen kala tanahnya telah terlampau kering. Bila tanah masih lembap maka akan berpotensi untuk terjadinya pembusukan terhadap daging daun tanaman.

3. Hindari menyiram gunakan sprayer

Selain fenomena tanaman janda bolong ataupun keladi yang tengah jadi primadona kala ini. Kehadiran kaktus dan sukulen juga tak dulu sepi peminat, lho. Selain cantik, ke dua tanaman ini juga enteng di dalam pembudiayaannya. Sehingga tak jarang orang merasa berbondong-bondong untuk memiliki koleksi kaktus maupun sukulen.

Meski memudahkan sistem penyiraman, gunakan sprayer kala menyiram kaktus atau sukulen terlampau tidak disarankan, lho. Sebaiknya gunakan fasilitas lain untuk menyiram. Penggunaan sprayer berpotensi terjadinya endapan air terhadap daun.

Kadang kala kami berpikir supaya tanaman tampak segar, sesudah menyiram bagian bawah selanjutnya dilanjutkan dengan menyemprot daun dengan gunakan sprayer. Namun, perihal ini justru memicu pembusukan terhadap daging daun lebih cepat, lho. Perlu diketahui olehmu bahwa kaktus dan sukulen menyerap air berasal dari akar bukan berasal dari daunnya.

4. Rutin memindah posisi tanaman

Meski mampu hidup tanpa sinar matahari namun kami juga mesti untuk menyimak asupan sinar yang mesti didapatkan oleh tumbuhan kaktus maupun sukulen kita. rutin memindahkannya ke posisi yang terkena matahari secara tidak langsung juga mampu menolong sistem pertumbuhan kaktus dan sukulen, lho.

Selain itu dengan diperolehnya sinar matahari juga akan memicu endapan air lebih cepat mengering. Sehingga kaktus dan sukulen akan jauh berasal dari sistem pembusukan karena lingkungan yang lembap.

5. Beri pupuk secara berkala

Agar tumbuh dengan baik dan terhindar berasal dari pembusukan anda juga tak boleh melupakan pemanfaatan pupuk terhadap kaktus dan sukulenmu. Usahakan untuk berikan pupuk secara berkala, ya.

Pupuk yang biasanya digunakan untuk merawat sukulen dan kaktus adalah pupuk NPK. Pupuk ini dipilih karena mengandung kalium, hara nitrogen sekaligus unsur fosfor yang baik untuk pertumbuhan tanaman.

Setiap jenis tanaman memiliki perlakuan spesifik lho, juga kaktus dan sukulen. Kalau anda telaten merawatnya, tanamanmu akan tumbuh subur dan cantik. Gimana, tertarik merawat sukulen dan kaktus di rumah? Awas, jangan hingga busuk!