Sukulen Cepat Busuk? Ini Rahasia Perawatannya

Posted on

Tanaman sukulen banyak dipilih untuk menghiasi meja kerja atau tempat sudut rumah. Tampilannya bersama dengan wujud yang unik dan miliki warna cerah mengakibatkan tanaman ini menambahkan sentuhan berbeda.

Tak kudu banyak tempat yang dibutuhkan untuk menanam sukulen. Hal itu pula yang mengakibatkan tanaman ini jadi pilihan utama bagi yang miliki rumah mungil. Banyak yang beranggapan jika merawatnya amat mudah, padahal dibutuhkan kiat spesifik sehingga tanaman ini tak membusuk dan mati.

Sukulen sebetulnya perlu perawatan spesifik yang serupa sekali tidak layaknya tanaman lain. Langkah pertama adalah memilih substrat dan pupuk yang digunakan bersama dengan sukulen.
Selalu kenakan sarung tangan sementara merawat sukulen sehingga tumbuh indah dan kuat.

Mengapa? Sarung tangan terhitung akan menghambat sukulen terkena penyakit atau cacat. Kedua, ingatlah bahwa sukulen perlu sedikit air Kebutuhan air menyusut gara-gara sukulen mampu menyerap kelembapan dari lingkungannya dan menyimpannya di daun dan juga di batang dan akar.

Kapasitasnya untuk menaruh kelembapan mengakibatkan penyiraman berlebih jadi masalah dan membuatnya membusuk lantas mati. Karena itu, apalagi selama bulan-bulan terpanas, sirami seminggu sekali saja sementara suhu rendah.

Cahaya dan Kelembapan

Ketiga, sukulen perlu banyak sinar selama tahun. Namun demikian, kami kudu waspada untuk tidak memaparkannya ke sinar matahari segera yang mampu mematikannya, khususnya di musim panas.

Karena matahari mengakibatkan cadangan air mereka menguap, kemungkinannya sangat kecil bagi sukulen untuk terhidrasi secara memadai. Ada kiat yang amat mungkin kami mengidentifikasi apakah sukulen amat banyak atau amat sedikit cahaya.

Perhatikan daunnyam jika kemerahan artinya amat panas. Jika daunnya kehilangan warna, ini artinya sukulen perlu lebih banyak cahaya. Jadi, menyimak sungguh-sungguh paparan sinar dan keperluan airnya.

Waktu Terbaik Menyiram Tanaman, Sudah Tahu?

Seluruh tanaman pasti butuh air, tapi pastinya dukungan air kudu disesuaikan bersama dengan kebutuhannya. Jangan sampai kekurangan atau kelebihan gara-gara mampu mengakibatkan pertumbuhannya jadi tak sehat.

Penyiraman secara tertib jadi kuncinya sehingga tanaman mampu tumbuh subur dan nampak hijau segar. Cara menyiramnya terhitung tidak mampu dilakukan sembarangan. Ada beberapa perihal yang kudu diperhatikan sehingga penyiraman lebih efektif, layaknya kapan dan bagaimana cara menyiram.

Waktu terbaik untuk menyiram tanaman yang paling disayangi adalah di pagi hari, bukan di malam hari, gara-gara perihal ini mampu menguatkan tanaman sementara hadapi panas. Perhatikan terhitung hal-hal selanjutnya sementara menyiram tanaman.

Tanaman semusim
Penyiraman pagi hari terhitung berguna untuk tanaman dan sayuran semusim. Jenis tanaman ini biasanya miliki akar yang lebih pendek sehingga susah untuk mengakses kelembapan tanah yang lebih dalam. Di segi lain, menyiram tanaman terhadap sore hari tidak direkomendasi gara-gara tentang bersama dengan laju penguapan.

Tanaman Pot

Jika tanaman tengah mengalami kekeringan atau tingkat kelembapan kurang, maka segera sirami tanpa menyimak waktu. Selain itu, aturannya tidak serupa untuk tanaman dalam pot. Selama musim panas, tanaman pot kudu disiram dua kali sehari.

Penyiraman pertama dilakukan terhadap pagi hari untuk merawat tanaman dari terik matahari. Kedua, penyiraman terhadap sore hari untuk menggantikan air yang hilang akibat penguapan. Namun, pot succulents dan kaktus perlu lebih sedikit penyiraman.

Begitu pula bersama dengan semak dan pohon yang miliki akar lebih dalam. Menyiram tanaman bersama dengan jarang, terhitung diperbolehkan.

Tanaman Baru

Kemudian untuk tanaman baru yang dipindahkan ke pot atau lahan kebun sebaiknya lebih sering disiram sampai ditanam sempurna. Penyiraman lebih sering terhitung punya tujuan sehingga tanah tetap lembab dan menolong menekan akar ke bawah.

Periksa kelembapan tanah bersama dengan sekop atau tangan untuk tanaman pot. Jika bagian atas tanah mulai kering, maka kudu dilakukan penyiraman ulang sehingga tanaman tidak stres.

Cara Menyiram
Ada terhitung cara menyiram tanaman. Alih-alih menyiram bagian atas tanaman, siramlah di bawahnya, tepatnya di pangkal tanaman. Penyiraman di atas mampu mengakibatkan air yang melekat di daun menguap, sehingga tanah tidak lembab. Selain itu, jika kamu menyiramnya terhadap sore hari, air terhadap daunnya mampu mengendap semalaman dan menimbulkan masalah.

Bila daunnya muncul berdebu, tidak apa-apa untuk sesekali menyiram tanaman dari atas. Untuk tanaman dalam pot, sebaiknya disiram bersama dengan semprotan atau gayung yang diisi air. Namun untuk tanaman yang tumbuh di lahan kebun, sirami bersama dengan selang.